Vival Ungkap Kunci Dominasi Team Vitality di MWI 2026

Vival Ungkap Kunci Dominasi Team Vitality di MWI 2026

Mobile Legends
21 July 2026
13 views

Penulis: Redzi Arya Pratama

Team Vitality kembali menegaskan statusnya sebagai ratu Mobile Legends Women setelah sukses menjuarai MWI 2026. Gelar tersebut menjadi pencapaian yang sangat spesial karena diraih di hadapan pendukung sendiri di Paris, markas organisasi asal Prancis tersebut. Bermain di rumah sendiri tentu membawa tekanan yang jauh lebih besar dibandingkan turnamen internasional lainnya.

Kesuksesan ini juga membuat Team Vitality mencatatkan sejarah sebagai juara dunia MWI selama dua edisi berturut-turut. Konsistensi mereka di level tertinggi kembali menjadi bukti bahwa dominasi tim asal Eropa tersebut bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari sistem yang kuat dan mental juara yang terus dipertahankan.

Tidak hanya berhasil mempertahankan trofi, perjalanan Team Vitality menuju gelar juga memperlihatkan kualitas permainan yang matang. Mulai dari fase grup hingga babak knockout, mereka mampu tampil disiplin, memiliki koordinasi tinggi, dan tetap tenang dalam situasi penuh tekanan.

Di balik dominasi tersebut, tentu ada banyak faktor yang membuat Team Vitality terus berada di puncak. Mulai dari kekompakan pemain, budaya kompetitif dalam tim, hingga ambisi besar untuk selalu menjadi yang terbaik di setiap turnamen yang mereka ikuti.

Dalam wawancara eksklusif bersama Dunia Games, jungler Team Vitality, Vival, mengungkapkan rahasia di balik kesuksesan timnya. Ia menjelaskan bagaimana motivasi, mentalitas juara, hingga rasa takut mengecewakan pendukung menjadi bahan bakar utama yang membawa Team Vitality kembali mengangkat trofi MWI 2026.

Team Vitality Tak Pernah Puas dengan Puluhan Trofinya

Team Vitality

Bagi banyak tim, mempertahankan gelar juara dunia merupakan tantangan yang jauh lebih sulit dibandingkan merebutnya untuk pertama kali. Namun hal tersebut justru berhasil dilakukan Team Vitality di MWI 2026. Vival mengakui bahwa gelar kali ini terasa jauh lebih berharga dibandingkan sebelumnya karena diraih di kandang sendiri.

Menurutnya, tampil di Paris memberikan tekanan emosional yang luar biasa. Sebagai organisasi asal Prancis, Team Vitality tentu mendapat dukungan penuh dari para penggemarnya. Karena itu, kegagalan bukanlah pilihan yang ingin mereka rasakan.

"Lebih worth tahun ini gelar juara MWI-nya. MWI kali ini sangat spesial karena di Paris dan itu adalah Homegrown Team Vitality. Tak terbayang lah kalau kami mengecewakan mereka di kandang sendiri."

Meski sudah mengoleksi banyak gelar internasional, Vival menegaskan bahwa Team Vitality sama sekali tidak pernah merasa puas. Justru setiap keberhasilan menjadi alasan untuk bekerja lebih keras agar tetap berada di puncak.

Ia menyebut bahwa seluruh pemain memiliki mentalitas kompetitif yang sama. Tidak ada pemain yang ingin merasa cukup hanya karena sudah menjadi juara dunia. Sebaliknya, mereka selalu memupuk rasa lapar akan kemenangan di setiap kompetisi.

"Kunci kesuksesan kami adalah harus terus membara, memotivasi, harus terus menang seperti biasanya. Tidak mau kalah sih."

Mentalitas tersebut menjadi fondasi utama Team Vitality. Ketika banyak tim mengalami penurunan performa setelah meraih gelar besar, mereka justru mampu menjaga standar permainan dan menjadikan kemenangan sebagai kebiasaan.

Vival juga menilai konsistensi Team Vitality selama beberapa musim terakhir membuktikan kualitas mereka. Tiga kali tampil di grand final MWI dengan dua di antaranya berakhir sebagai juara menunjukkan bahwa tim ini selalu mampu bersaing di level tertinggi.

"Tiga kali menjadi grand finalis membuktikan bahwa kami memang tim yang kuat. Bahkan dua dari tiga juara. Intinya kami selalu PD dan main sebagai tim kuat."

Kepercayaan diri tersebut bukan muncul karena kesombongan, melainkan berasal dari hasil latihan, chemistry antarpemain, dan pengalaman menghadapi berbagai tekanan di panggung dunia. Saat memasuki pertandingan, seluruh pemain sudah memiliki keyakinan bahwa mereka mampu mengalahkan siapa pun selama bermain sesuai rencana.

Vival juga mengungkapkan bahwa mempertahankan motivasi setelah berkali-kali menjadi juara bukanlah perkara mudah. Namun, seluruh anggota Team Vitality memiliki visi yang sama, yakni terus memenangkan turnamen dan memperpanjang karier sebagai pemain profesional.

Menurutnya, ada pengalaman pahit yang pernah mereka alami selama perjalanan sebagai atlet esports. Momen tersebut menjadi pengingat agar mereka tidak terlena dengan kemenangan dan terus menjaga rasa lapar untuk menjadi yang terbaik.

"Cara menjaga motivasi setelah terus juara, kebetulan kami semua punya ambisi yang sama terus. Kami tuh jago dan tak mau kalah. Tapi selama perjalanan ini menang-menang terus, ada juga momen yang menyakitkan yang sakit banget. Kami ingin menghindari itu. Intinya menjaga motivasi kami semua masih ingin menang dan berkarier sebagai pro player."

Pernyataan Vival menunjukkan bahwa dominasi Team Vitality tidak hanya dibangun dari kemampuan mekanik para pemain. Faktor mental, ambisi bersama, budaya kompetitif, serta keinginan untuk terus berkembang menjadi fondasi utama yang membuat mereka mampu mempertahankan gelar dunia.

Dengan usia para pemain yang masih kompetitif dan motivasi yang belum memudar, Team Vitality kini berpeluang memperpanjang era dominasinya di scene Mobile Legends Women. Jika mentalitas tersebut terus dipertahankan, bukan tidak mungkin mereka akan kembali menjadi tim yang paling difavoritkan di setiap turnamen internasional berikutnya.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.