Review Dune: Awakening (PS5) - Betapa Menantang Survival Solo di Arrakis
- Review Dune: Awakening di PS5 menunjukkan pengalaman survival open world yang kuat untuk pemain solo.
- Dunia Arrakis terasa hidup dengan ancaman pasir hisap, badai, NPC musuh, hingga sandworm.
- Berbagai fitur kualitas hidup membuat aktivitas survival terasa lebih praktis.
- Specializations dan Augmentations memberi arah progresi karakter sekaligus membuat grinding terasa bermakna.
- Bagi kamu yang ingin membeli game dan aplikasi resmi, buruan top up saldo Google Play di Dunia Games.
Kalau kamu penasaran bagaimana rasanya bertahan hidup di Arrakis, artikel ini akan membahas pengalaman bermain Dune: Awakening di PS5 dari sisi gameplay, visual, progresi, hingga ceritanya.
Bagi penggemar novel karya Frank Herbert atau film garapan Denis Villeneuve, Dune: Awakening terasa seperti undangan untuk tinggal di Arrakis. Berdasarkan pengalaman bermain di PS5, game survival open world ini berhasil mengolah dunia Dune menjadi tempat yang terasa luas, berbahaya, sekaligus menarik untuk dijelajahi.
Perubahan fokus dari konsep survival MMO menjadi open world survival terasa cocok untuk pemain yang lebih suka bermain sendiri. Kamu bisa membuat karakter, memilih kelas, lalu menjalani cerita dan berbagai misi dengan jalur permainanmu sendiri.
Kelas yang tersedia juga menggunakan istilah khas dunia Dune. Ada Mentat yang dikenal sebagai manusia-komputer, Bene Gesserit, Swordmaster, Planetologist, dan Trooper.
Pilihan tersebut membuat pengembangan karakter terasa punya identitas. Kamu bisa menyesuaikan gaya bermain berdasarkan kelas yang dipilih.
Review Dune: Awakening Di PS5, Solo Tetap Seru
Menjelajah Arrakis Bukan Sekadar Jalan-Jalan Di Gurun
Salah satu daya tarik terbesar Dune: Awakening adalah dunia Arrakis itu sendiri. Gurun yang luas bukan sekadar latar belakang.
Saat menjelajah, pemain harus menghadapi berbagai ancaman. Ada pasir hisap, badai, NPC musuh, sampai sandworm raksasa yang oleh suku Fremen disebut Shai-Hulud.
Gameplay juga memberi cukup banyak aktivitas. Pemain bisa memanjat, menggunakan senjata dengan bantuan bidik otomatis ke arah musuh, serta menyelesaikan puzzle tertentu.
Pengalaman tersebut membuat permainan terasa seperti benar-benar hidup di Arrakis. Bedanya, kamu punya cerita dan misi sendiri yang berjalan di tengah dunia yang sudah dikenal lewat kisah Paul Atreides dan Chani.
Performa dan Visual Dune: Awakening Di PS5
Dari sisi visual, Dune: Awakening mampu memberikan pemandangan yang megah. Hamparan gurun Arrakis terlihat luas, sementara markas dan berbagai pangkalan memberikan variasi suasana ketika pemain mulai bosan melihat pasir.
Performa di PS5 juga terasa stabil selama pengalaman bermain. Tidak ada kendala berarti yang mengganggu aktivitas menjelajah maupun bertarung.
Kualitas visual tersebut membuat versi konsol terasa cocok untuk game yang mengandalkan eksplorasi dunia terbuka. Arrakis terasa lebih menarik ketika dimainkan dalam sesi panjang.
Fitur Survival yang Membuat Pemain Tidak Cepat Frustrasi

Game survival sering kali membuat pemain sibuk mengurus kebutuhan dasar. Dune: Awakening mencoba mengurangi sebagian kerepotan tersebut lewat sejumlah fitur kualitas hidup.
Fast travel membantu pemain berpindah lokasi dengan lebih praktis. Sistem ini juga mengurangi kebutuhan mengurus bahan bakar atau air untuk perjalanan.
Ada pula Vehicle Recovery Tool yang membantu memulihkan kendaraan yang hilang atau rusak. Fitur tersebut terasa berguna mengingat Arrakis bukan tempat yang ramah untuk kendaraan maupun manusia.
Base Reconstruction Tool juga mempermudah pemain ketika harus membangun kembali pangkalan.
Penghapusan pajak upkeep menjadi perubahan lain yang cukup terasa. Pemain bisa lebih banyak menggunakan waktu untuk menjelajah dan menjalankan aktivitas utama dibanding memikirkan urusan logistik.
Specializations dan Augmentations Bikin Progresi Lebih Menarik
Sistem Specializations membantu pemain menentukan arah pengembangan karakter. Pilihan tersebut membuat progresi terasa lebih terarah karena pemain punya fokus yang ingin dicapai.
Sementara itu, Augmentations memberikan pilihan peningkatan pada gear. Usaha untuk mendapatkan dan meningkatkan perlengkapan terasa lebih sepadan ketika pemain melihat hasilnya dalam pertempuran.
Variasi senjata juga menambah keseruan.
Pyrocket bisa membuat musuh lebih mudah dihabisi. Dual Blades memberikan pengalaman berbeda ketika digunakan untuk mengeksekusi NPC.
Kehadiran zona-zona baru turut memberi alasan untuk terus menjelajah. Bagi pemain yang menikmati grinding, aktivitas tersebut bisa menjadi bagian penting dari permainan.
Cerita Dune: Awakening Langsung Menggigit
Dune: Awakening tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk membangun atmosfer. Sejak pembukaan, cerita langsung membawa pemain ke tengah konflik.
Kondisi tersebut membuat pemain terdorong untuk bertahan hidup sekaligus mencari tahu apa yang akan terjadi berikutnya.
Penutup Book One: The Final Act juga berhasil mempertahankan atmosfer khas Dune. Dunia yang penuh konflik, gurun berbahaya, dan ancaman besar terasa menyatu dengan gameplay survival.
Buat penggemar novel maupun film Dune, pengalaman ini memberikan cara berbeda untuk menikmati Arrakis. Sementara pemain yang sebelumnya belum terlalu mengenal Dune bisa saja justru penasaran mencari tahu lebih banyak tentang novel dan filmnya setelah bermain.
Apakah Dune: Awakening Cocok Untuk Pemain Solo?
Dune: Awakening terasa cocok bagi pemain yang ingin menikmati dunia Dune tanpa harus bergantung pada permainan bersama pemain lain.
Pengalaman solo dan PvE menjadi salah satu bagian yang paling berkesan. Pemain tetap bisa menjelajah, menjalankan misi, mengembangkan karakter, membangun pangkalan, dan menghadapi berbagai ancaman dengan ritme permainan sendiri.
Bagi penggemar survival open world, Arrakis menawarkan kombinasi eksplorasi, pertarungan, crafting, progresi karakter, dan cerita dalam satu dunia yang luas.
FAQ Dune: Awakening
Apakah Dune: Awakening bisa dimainkan solo?
Bisa. Pengalaman solo dan PvE menjadi bagian penting dari Dune: Awakening sehingga pemain tetap bisa menikmati cerita, eksplorasi, dan progresi karakter tanpa harus selalu bermain bersama pemain lain.
Apakah Dune: Awakening tersedia di PS5?
Ya. Artikel ini membahas pengalaman bermain Dune: Awakening di PS5, termasuk performa, visual, gameplay, dan fitur kualitas hidupnya.
Apa saja kelas di Dune: Awakening?
Beberapa kelas yang digunakan antara lain Mentat, Bene Gesserit, Swordmaster, Planetologist, dan Trooper.
Apakah ada sandworm di Dune: Awakening?
Ada. Sandworm menjadi salah satu ancaman di Arrakis. Dalam dunia Dune, cacing pasir raksasa tersebut dikenal oleh suku Fremen sebagai Shai-Hulud.
Apakah Dune: Awakening cocok untuk penggemar film Dune?
Cocok bagi pemain yang ingin merasakan dunia Arrakis melalui game survival open world. Atmosfer gurun, konflik, sandworm, serta berbagai elemen khas Dune menjadi bagian penting dalam pengalaman bermain.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
