Savero Gagal Juara (Lagi) di ONIC PH, 3 Tim Indonesia yang Harus Rekrut Dia
Penulis: Redzi Arya Pratama
Savero kembali gagal meraih gelar juara di MPL PH. Memasuki musim keduanya bersama ONIC PH, gold laner asal Indonesia tersebut belum berhasil membawa timnya menjadi yang terbaik di kompetisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Filipina. Kegagalan ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi perjalanan kariernya di luar negeri.
ONIC PH dipastikan tersingkir dari babak playoff MPL PH Season 18 setelah dihajar Team Liquid PH dengan skor telak 0-3. Hasil tersebut mengakhiri perjalanan ONIC PH di musim ini sekaligus membuat Savero kembali harus menerima kenyataan pahit karena gagal melangkah lebih jauh dalam perebutan gelar juara.
Bagi Savero, musim ini seharusnya menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu berkembang dan bersaing di level tertinggi scene kompetitif Filipina. Setelah melewati musim pertamanya, pengalaman tambahan yang didapat tentu diharapkan bisa membantu ONIC PH tampil lebih kompetitif. Namun, hasil akhir berkata lain.
Kegagalan ONIC PH di MPL PH S18 pun kembali membuka pembicaraan mengenai masa depan Savero. Sebagai satu-satunya pemain Indonesia yang tampil di MPL PH, kepulangannya ke Tanah Air bisa menjadi salah satu opsi menarik apabila ia ingin mencari tantangan baru dan kesempatan meraih gelar juara di kompetisi domestik.
Bukan berarti perjalanan Savero di Filipina tidak memberikan hasil positif. Bermain di lingkungan kompetitif yang dikenal memiliki pendekatan makro dan koordinasi teamfight kuat tentu bisa memperkaya pemahamannya terhadap permainan. Pengalaman tersebut berpotensi menjadi nilai tambah apabila ia kembali bermain di MPL Indonesia.
Kualitas mekanik seorang gold laner memang penting, tetapi kemampuan membaca tempo permainan, mengambil keputusan dalam teamfight, dan menjaga konsistensi di bawah tekanan juga menjadi aspek yang tidak kalah menentukan. Pengalaman Savero selama dua musim di Filipina bisa menjadi modal berharga bagi tim yang ingin meningkatkan kualitas permainan mereka.
Lantas, tim Indonesia mana yang paling membutuhkan sosok gold laner seperti Savero? Setidaknya ada tiga tim yang patut mempertimbangkan peluang merekrutnya jika ia tersedia di bursa transfer mendatang.

1. RRQ Hoshi
RRQ Hoshi menjadi salah satu tim yang paling menarik untuk dikaitkan dengan Savero. Tim berjuluk Raja dari Segala Raja tersebut membutuhkan sosok gold laner yang mampu menjadi sumber damage utama sekaligus memberikan ancaman konsisten kepada lawan.
Dalam kompetisi seketat MPL Indonesia, gold lane sering menjadi salah satu posisi penentu kemenangan. Ketika permainan memasuki fase mid hingga late game, kemampuan seorang gold laner dalam menjaga posisi, menghasilkan damage, dan mengambil keputusan saat teamfight bisa menentukan hasil pertandingan.
Savero berpotensi memberikan tambahan daya gedor bagi RRQ Hoshi, terutama dari sisi mekanik individu. Pengalamannya menghadapi pemain-pemain Filipina juga dapat membantu meningkatkan kualitas persaingan internal tim.
Selain kontribusi individu, kehadiran Savero bisa memberikan dampak kolektif. Ia membawa pengalaman bermain di lingkungan kompetitif yang berbeda, termasuk pendekatan terhadap laning phase, rotasi, dan eksekusi teamfight. Pengetahuan tersebut berpotensi dibagikan kepada rekan setimnya.
Bagi RRQ Hoshi, mendatangkan Savero bukan sekadar mencari pemain baru. Ini bisa menjadi langkah untuk membangun ulang daya saing tim melalui gold laner yang memiliki pengalaman internasional.
2. EVOS
EVOS menjadi kandidat berikutnya yang layak mempertimbangkan Savero. Erlan bukan gold laner yang buruk dan masih menunjukkan perkembangan dalam permainannya. Namun, target tim sebesar EVOS tentu bukan sekadar memiliki pemain yang terus berkembang, melainkan mampu bersaing untuk menjadi juara.
Jika EVOS gagal mencapai Grand Final pada musim ini, manajemen perlu mengevaluasi komposisi pemain, termasuk posisi gold lane. Evaluasi tersebut tidak otomatis berarti Erlan harus dilepas, tetapi EVOS perlu mempertimbangkan apakah susunan pemain saat ini sudah cukup untuk memenuhi ambisi mereka.
Savero bisa menjadi alternatif yang memberikan napas baru bagi tim. Ia memiliki pengalaman bermain di MPL PH selama dua musim dan sudah menghadapi tekanan kompetisi di luar Indonesia.
Kehadirannya juga berpotensi menciptakan persaingan sehat di dalam skuad. EVOS dapat memiliki opsi gold laner dengan karakteristik berbeda, sekaligus meningkatkan standar permainan di posisi tersebut.
Jika ingin kembali menjadi penantang gelar juara, EVOS harus berani mengevaluasi setiap posisi secara objektif. Savero bisa menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar pertimbangan mereka.
3. Team Liquid ID
Team Liquid ID (TLID) juga layak masuk dalam pembahasan ini. Meski memiliki potensi untuk tampil lebih kuat, tim tersebut tentu ingin terus meningkatkan kualitas skuad agar mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di MPL Indonesia.
Keven merupakan salah satu pemain yang bisa terus berkembang. Namun, apabila TLID ingin mencapai level permainan yang lebih superior, mendatangkan gold laner berpengalaman seperti Savero bisa menjadi opsi menarik.
Savero menawarkan kombinasi pengalaman internasional dan kemampuan mekanik yang dapat memperkaya pilihan strategi TLID. Ia juga berpotensi memberikan variasi dalam penyusunan draft, terutama ketika tim membutuhkan gold laner yang mampu menjadi tumpuan damage dalam pertandingan penting.
Tentu, perekrutan pemain tidak otomatis menjamin peningkatan prestasi. TLID tetap harus mempertimbangkan kecocokan gaya bermain, komunikasi, serta kebutuhan komposisi tim secara keseluruhan.
Namun, jika kesempatan merekrut Savero terbuka, TLID patut mempertimbangkannya sebagai investasi untuk memperkuat persaingan di MPL Indonesia.
Savero Bisa Jadi Amunisi Baru MPL Indonesia
Kegagalan Savero meraih gelar juara bersama ONIC PH memang menjadi catatan yang kurang menyenangkan. Akan tetapi, perjalanan dua musimnya di Filipina tetap bisa menjadi bekal penting untuk langkah berikutnya.
RRQ Hoshi membutuhkan tambahan daya gedor di gold lane, EVOS bisa mengevaluasi kebutuhan posisi tersebut demi mengejar target juara, sedangkan TLID dapat mempertimbangkan Savero untuk meningkatkan kualitas persaingan di dalam skuad.
Pada akhirnya, keputusan untuk kembali ke Indonesia sepenuhnya bergantung pada situasi kontrak, rencana karier Savero, dan peluang yang tersedia. Namun, satu hal yang jelas: pengalaman bermain di MPL PH membuat Savero menjadi nama yang menarik untuk dipantau pada bursa transfer berikutnya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
