Masha Revamp Roam Bakal META? Terbukti OP

Masha Revamp Roam Bakal META? Terbukti OP

Mobile Legends
24 September 2026
5 views
  • Revamp membuat Masha jauh lebih fleksibel, terutama berkat mekanik tiga bar HP, Feral State, serta kemampuan bertahan dan bertarung yang lebih baik.
  • Masha Roam ternyata memiliki potensi besar, terutama dengan Emblem Tank dan kombinasi talent Swift, Wilderness Blessing, serta Concussive Blast.
  • Thunder Belt bisa menjadi item pertama yang menarik, sebelum Masha melanjutkan ke full tank build yang disesuaikan dengan komposisi lawan.
  • Asian Games 2026 dan MPL ID S18 Week 7 akan menjadi pembuktian, apakah Masha Roam benar-benar mampu menjadi bagian dari META kompetitif setelah revamp.
  • Top Up Mobile Legends Hanya di Dunia Games.

Penulis: Redzi Arya Pratama

Masha baru saja mendapatkan revamp besar yang membuat gameplay-nya berubah cukup drastis. Tidak lagi sekadar mengandalkan kemampuan split push atau mengejar damage secara cepat, Masha kini memiliki mekanik yang membuatnya jauh lebih fleksibel untuk digunakan dalam berbagai situasi.

Revamp tersebut membuat Masha memiliki identitas baru sebagai hero yang bisa bertahan lebih lama dalam pertarungan sekaligus memberikan tekanan kepada lawan. Bahkan, beberapa streamer Mobile Legends sudah mulai mencoba Masha di dua posisi berbeda, yakni EXP Lane dan Roam.

Menariknya, eksperimen tersebut justru menemukan potensi Masha Roam yang cukup mengejutkan. Dengan menggunakan Emblem Tank dan kombinasi talent tertentu, Masha ternyata mampu menjadi inisiator sekaligus frontliner yang sangat mengganggu lawan.

Masha sendiri belum dapat dimainkan pada MPL ID S18 Week 6 karena revamp tersebut baru hadir melalui patch terbaru. Namun, apabila tidak ada perubahan terkait aturan kompetisi, Masha seharusnya sudah bisa menjadi opsi pada Asian Games 2026 maupun MPL ID S18 Week 7.

Hal ini membuat Masha menjadi salah satu hero yang patut diperhatikan. Apalagi, potensi Masha Roam bukan sekadar teori. Beberapa streamer sudah menunjukkan bagaimana hero ini bisa bekerja dengan build yang lebih mengutamakan durability daripada damage.

Revamp Masha Bikin Gameplay Lebih Fleksibel

Masha Revamp Roam

Salah satu perubahan terbesar Masha terdapat pada Passive - Primal Pact. Kini Masha memiliki tiga bar HP dan baru akan mati ketika bar HP terakhirnya habis. Ia juga mendapatkan Feral ketika memberikan damage kepada hero atau creep.

Feral tersebut kemudian dapat dikonversi menjadi HP ketika Masha berada di luar pertarungan. Masha juga bisa memberikan Wound kepada lawan melalui skill damage. Ketika menyerang kembali dari arah Wound menggunakan Basic Attack, efek tersebut akan pecah dan membuat Masha masuk ke dalam Feral State.

Dalam kondisi Feral, tiga Basic Attack berikutnya berubah menjadi serangan cakar dengan area yang lebih luas. Masha juga mendapatkan tambahan Resilience, Attack Speed, dan Movement Speed dalam kondisi tersebut.

Skill lainnya juga mendukung gaya bermain agresif. Feral Swipel memberikan Physical Damage sekaligus Slow, sementara Claw Strike membuat Masha melakukan dash ke arah target dan memberikan serangan cakar. Menariknya, cooldown skill tersebut akan reset setiap kali Masha kehilangan satu nyawa.

Ultimate Savage Maul juga tetap menjadi alat engage penting karena Masha dapat menerjang hero target, memberikan Physical Damage dan Stun, sekaligus memberikan efek knockback kepada musuh di sekitarnya.

Masha Roam dengan Thunder Belt

Potensi paling menarik justru muncul ketika Masha dimainkan sebagai Roamer. Dengan menggunakan Emblem Tank, kombinasi talent Swift, Wilderness Blessing, dan Concussive Blast bisa membuat Masha memiliki fungsi yang berbeda dibandingkan Roamer konvensional.

Swift membantu meningkatkan Attack Speed sehingga Masha dapat memanfaatkan Basic Attack dan mekanik Feral dengan lebih optimal. Sementara Wilderness Blessing memberikan mobilitas tambahan untuk melakukan rotasi melalui area tertentu.

Concussive Blast kemudian menjadi sumber damage tambahan ketika Masha sudah berada di tengah-tengah lawan. Kombinasi tersebut membuat Masha tidak harus membeli banyak item damage untuk tetap memberikan ancaman.

Untuk item pertama, Thunder Belt menjadi pilihan yang menarik. Item ini memberikan tambahan durability sekaligus membuat Masha semakin mengganggu ketika terus melakukan serangan kepada lawan.

Setelah Thunder Belt jadi, build dapat dilanjutkan dengan item defense sesuai komposisi lawan. Jika menghadapi Physical Damage, Masha bisa mengarah ke item pertahanan fisik. Sementara Magic Damage dapat diatasi dengan Magic Defense.

Dengan mekanik tiga bar HP, kemampuan engage, efek Stun, mobilitas, serta build full tank, Masha Roam berpotensi menjadi pilihan unik untuk mengacaukan formasi lawan.

Namun, apakah benar-benar akan menjadi META? Jawabannya baru bisa terlihat ketika Masha mendapatkan kesempatan tampil di pertandingan kompetitif. Asian Games 2026 dan MPL ID S18 Week 7 bisa menjadi panggung pertama untuk membuktikan apakah Masha Roam memang sekuat yang terlihat dalam berbagai eksperimen streamer.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.