Diary Playoff MPL ID S18 Day 4: Bigetron Susul NaVi ke Grand Final
Penulis: Redzi Arya Pratama
Badan sudah mulai rontok. Kalimat yang tepat datang di hari keempat MPL ID S18. Untung saja di hari ini hanya satu pertandingan yang dipertandingkan sehingga waktu istirahat saya bisa lebih panjang. Meski begitu saya memang sudah ada jadwal di luar kerjaan pada siang hari.
Saya akan bertemu dengan seorang sahabat asli Surabaya, seorang Alter Champs, untuk bercengkrama sebentar. Cukup mengejutkan karena hampir semua Coffee Shop yang ingin kami sambangi full sehingga perbincangan lebih banyak keluar di dalam mobil. Akhirnya kami hanya membeli oleh-oleh dan makan ayam geprek sederhana di sebuah restoran fast food.
Meski begitu, banyak cerita yang dilontarkan. Kekecewaan seorang Alter Champs pun tumpah. Bagaimana AE yang dianggap unggulan pada musim ini dan jadi tim paling unggul pada META dua fighter malah pulang dan finis peringkat keempat.
Dia bahkan sudah membeli tiket untuk lower final dan grand final sebelum memastikan Alter Ego masuk ke sana. Tapi apa mau dikata fakta mengatakan bahwa AE harus gagal lagi menjadi juara.
Setelah makan siang saya sudah kembali ke Hotel. Ada waktu tiga jam sebelum ke Jatim Expo dan saya memanfaatkannya untuk tidur. Sampai di sore hari, waktunya final lower bracket tiba.
Berbincang dengan BTR Academy dan Talitha
Di tengah pertandingan berjalan, ada konferensi pers dengan BTR Academy serta caster baru Talitha. Menarik ketika tahu empat dari lima pemain BTR Academy ternyata siap bergabung dengan EVOS MPL musim depan jika diberi kesempatan. Mereka seakan sadar sedang sangat susah promosi ke BTR MPL yang sangat strong.
Sementara untuk Talitha ada fakta yang keluar. Dia ternyata seorang RRQ Kingdom. Para media antusias dengan kedatangan dua pihak ini dan memberikan banyak pertanyaan berbobot.
Bigetron Kalahkan TLID 4-3, Sorry Lyoni!
Sampai akhirnya laga penting digelar, BTR dan TLID sama-sama berjuang maksimal. Jual beli serangan, saling bergantian membantai terjadi pada game demi game. Harus diakui kedua tim sama-sama pantas ke M8 maupun grand final MPL ID.
Meski begitu, pengalaman sepertinya masih dipegang oleh BTR sang juara bertahan. Bagaimana tidak, semakin lama pertandingan, gerakan-gerakan tak perlu kerap diperlihatkan oleh pemain TLID.
Puncaknya terjadi di game 7. BTR yang menguasai early game nyaris tercomeback. Ketika TLID mendapat momentum, mengambil lord dan siap menyerang sisi BTR, Lyoni membuat pergerakan yang cukup mengejutkan. Atlasnya masuk di antara turret menggunakan flicker dan ultimate.
Ironisnya, di momen itu tak ada follow up sama sekali dari rekan-rekannya. Satu momen yang sangat disayangkan karena lord sedang berjalan ke arah BTR.
BTR bisa reset dan mengambil lagi momentum yang dibutuhkan. Sampai akhirnya mereka menang 4-3.
Saya cukup terkejut melihat selebrasi BTR. Mereka memang berhasil melakukan wiped out TLID dan bahkan sebelum base dihancurkan, Shogun sudah meninggalkan HP-nya, bergerak ke arah depan meja dan selebrasi bersama para Bigetroopers. Mental mereka benar-benar luar biasa.
Bigetron back to back grand final dan berpotensi back to back Champion. Meski begitu tugas tak akan mudah karena lawan mereka adalah People's Champion musim ini, NaVi yang penuh dengan wonderkid.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
