Hadir di Playoff MPL ID S17, Liliyana Natsir Titip Misi Emas Untuk Timnas MLBB di Asian Games 2026
Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra
Playoff MPL ID S17 hari keempat, Sabtu, 13 Juni 2026 dihadiri oleh Tim Nasional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia yang akan bertanding dalam babak kualifikasi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang pekan depan. Timnas yang diwakilkan oleh Syauki Sumarno (Nino) sebagai EXP Laner, dan Kenny Deo (Xepher) ditemani oleh Glorya Famiela Ralahalo selaku Manager Tim Nasional Esports Indonesia, PB ESI serta turut hadir Legenda Pebulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir atau Ci Butet yang menjadi Athlete Ambassador, Mantan Juara Dunia Badminton Indonesia.
Liliyana Natsir hadir untuk memberikan dukungan moril kepada Timnas MLBB Indonesia yang akan bertanding mengingat Asian Games 2026 merupakan salah satu pentas kompetisi yang sangat bergengsi di dunia. Momentum ini menjadi sangat penting bagi Timnas MLBB Indonesia untuk kembali mengukir prestasi membanggakan, mengingat, di tahun 2026 ini, Alter Ego berhasil membawa bangga nama Indonesia meski pada akhirnya menjadi runner-up. Dukungan moril dari sang Legenda tentu bisa memberikan, meningkatkan mentalitas semangat juang para atlet kebanggaan kita semua untuk menunaikan “Misi Emas” atau misi untuk merebut Medali Emas.
Liliyana Natsir Puji Kemajuan Industri Esports Indonesia, Takjub Melihat Pelaksanaan Playoff MPL ID S17!

Kehadiran Liliyana Natsir atau “Ci Butet” di playoff MPL ID S17 disambut meriah. Selain menghadiri agenda konferensi pers Timnas MLBB Indonesia, Butet sempat berbincang bersama dengan Clara Mongstar selaku host di venue playoff MPL ID S17, Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu, 13 Juni 2026. Kehadiran Butet selaku Athlete Ambassador yang juga peraih gelar juara dunia dalam olahraga Badminton atau Bulutangkis Indonesia menjadi salah satu hal penting dalam membantu persiapan Timnas MLBB Indonesia untuk bertanding dalam babak kualifikasi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Sebagai sosok yang terbilang “baru” dalam menghadiri event esports seperti playoff MPL ID S17, Liliyana mengaku kagum dengan kemajuan industri esports di Indonesia. Hal tersebut dilihat dengan megahnya venue babak playoff disambut dengan antusiasme para penggemar, komunitas yang luar biasa menghidupkan Jakarta International Velodrome. “Karena saya, jujur, baru pengalaman pertama dan saya datang ke sini ternyata antusiasnya luar biasa ya. Terus lihat dari tempatnya juga, layarnya segitu besar (dan) antusiasnya (penggemar) juga banyak artinya ya esports sekarang sudah semakin diakui ya, begitu,” ujar Liliyana Natsir atau Butet kepada media.
Lanjut, melihat bagaimana antusiasnya luar biasa atmosfer pertandingan di babak playoff, menurut Liliyana cukup membebani para atlet. Karena tidak hanya disaksikan oleh ribuan penonton yang hadir di venue, namun juga banyak penggemar di seluruh Indonesia bahkan dunia secara langsung termasuk dalam hal ini para atlet yang akan berlaga di Asian Games 2026 di mana Butet menekankan bahwa mereka harus mempersiapkan diri dengan baik. “Ya saya melihat, pasti mereka (pemain) punya beban ya. Karena mereka akan tampil di depan penonton, bahkan live dan (banyak) yang menonton di rumah juga. Jadi beban itu sama saya lihat, karena mereka juga apalagi sekarang akan tampil di Asian Games membawa nama negara,” ujar Liliyana Natsir menambahkan.

“Artinya mereka harus persiapkan dengan baik, mereka juga harus menjaga nama Indonesia dengan baik karena mereka akan bertemu dari seluruh (tim) negara yang bertanding di esports. Jadi, perbedaannya memang esports ini kan, bukan seperti kita (atlet Bulutangkis) ya, maksudnya (bertanding) berkeringat. Cuma secara beban dan target itu ya sama menurut saya, karena mereka juga tidak mau kalah pasti ingin menang,” tuturnya.
Terlibat Dalam Persiapan Timnas MLBB Untuk Asian Games 2026, Liliyana Natsir Kaget Dengan Proses Latihan Keras Atlet! Bagikan Cara Tingkatkan Mentalitas Bertanding

Sebagai atlet yang pernah meraih gelar juara dunia dalam cabang olahraga Bulutangkis, Liliyana Natsir cukup kaget dengan proses latihan keras para atlet esports. Butet mengakui jika proses latihan para atlet bisa memakan waktu hingga 12-14 jam. Meski demikian, ia tetap melihat adanya kesamaan antara proses yang dilakukan oleh atlet esports dengan dirinya di masa jaya. “Persiapannya juga ternyata setelah saya tanya, mereka setiap hari (berlatih) 12-14 jam ya itu luar biasa lho, tidak semua orang juga bisa melakukan hal itu. Kita melihat handphone sebentar mata kita sudah blur, mereka bisa 12-14 jam harus fokus dan konsentrasi dan juga butuh komitmen. Artinya, untuk dua hal tersebut, sama ya dengan kita. Cuma bedanya, ya itu mereka duduk, bermain (sedangkan) kita bergerak di lapangan,” papar Butet.
Sebagai atlet dengan mentalitas yang luar biasa di lapangan, Liliyana Natsir mengungkapkan bahwa para atlet Timnas MLBB Esports tidak boleh memiliki mentalitas mudah menyerah. Butet bercerita bahwa dirinya pernah berada di posisi tertinggal ketika bertanding, karena ia tidak mudah menyerah, ia kemudian berhasil membalikkan keunggulan lawan menjadi kemenangan baginya. Butet menekankan, para atlet untuk tidak down namun bisa bangkit dan mengubah strategi untuk mendorong performa terbaik. “Saya bilang selama game itu belum selesai, kita masih punya kesempatan,” tuturnya.
“Jadi, saya juga pernah mengalami. Di set ketiga, saya tertinggal 18 dan lawan sudah 20 dan saya bisa membalikkan keadaan sehingga menang 22-20. Artinya, sebelum game itu selesai, kita masih punya kesempatan bagaimana caranya kita mengolah mental kita jangan down tapi kita bangkit dan mengubah strategi sehingga kita bisa kembali ke performa kita yang terbaik. Jadi itu yang bisa saya sampaikan, karena sama di Bulutangkis juga kita sering banget mengalami poin tertinggal atau kita lagi down, tapi kita tidak bisa terlena dengan itu sedangkan pertandingan belum selesai,” ungkap Butet.
Terakhir, Butet mengaku bahwa ia turut terlibat dalam proses pelatihan Timnas MLBB Indonesia untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Sebagai “Duta Juara” PB ESI, Butet pun menyatakan bahwa cara dirinya melatih mentalitas atlet dalam bertanding salah satunya ketika ia hadir di kompetisi Indonesia Open. Ketika Butet memotivasi para atlet “Ganda-Campuran” ia membantu membagikan pengalaman yang ia miliki supaya menjadi pembelajaran bagi para atlet dan mendorong mereka untuk memberikan performa terbaik.
“Selama pertandingan masih berjalan, kita masih punya kesempatan untuk menang. Jangan berkecil hati, jangan down, cari solusi bagaimana kita bisa balik ke performa maksimal lagi. Kebetulan saya menjadi “Duta Juara” di PB ESI, jadi, dalam beberapa kesempatan contoh kemarin di Indonesia Open, terutama di sektor saya di Ganda Campuran, ya (ketika) menang saya ada kasih motivasi dan kasih masukan, (kalau) kalah apalagi. Pasti akan ada evaluasi dan pandangan dari saya, kenapa (bisa) penampilan seperti ini? Mungkin pengalaman yang dulu saya terapkan saya bagikan ke mereka, sehingga jadi pembelajaran buat mereka ke depannya supaya menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
