Diary Playoff MPL ID S18 Day 3: DG Breakdown Live Tunjungan Plaza
Penulis: Redzi Arya Pratama
Hari paling penting itu datang. Hari di mana saya akan tampil bersama Pavel pada acara Dunia Games Breakdown Live di Tunjungan Plaza. Jujur, jantung lumayan berdebar ketimbang DG Breakdown Live saat playoff MPL ID S17 musim lalu.
Saya mencoba lebih santai dan membuat ruang sendirian lebih banyak di pagi hari. Hal ini dilakukan hanya untuk mendapatkan mood terbaik saat acara digelar. Pada hari H ini, saya lebih banyak di kamar. Selain menulis yang menjadi rutinitas, saya juga sedikit menonton turnamen CAEC 2026 di mana RRQ Hoshi menjadi wakil Indonesia.
Cukup terkejut mengetahui bahwa RRQ berhasil menang tiga kali beruntun dalam satu hari melawan Thailand, Vietnam, dan Laos. Tiga tim itu levelnya memang di bawah RRQ, tapi dengan komposisi fresh mereka yang berisi Favian, Yehezkiel, Said, Dyrenn, dan Sutsujin, ternyata penampilan apik itu bisa diperlihatkan.
Memasuki jam 12 siang, saya mulai menyiapkan diri. Kebetulan karena event diadakan di Tunjungan Plaza 6, saya harus berpisah dengan para rekan media yang berangkat ke Jatim Expo. Di sana sudah ada tim Youtube Dunia Games yang menunggu.
Karena acara baru dimulai pukul 17.30 WIB. Kami mengobrol tukar pikiran dan bersantai terlebih dahulu, sembari menonton match lower bracket Alter Ego melawan Bigetron Esports.
3 Sesi DG Breakdown Live, Super Spesial
Memasuki waktu acara dimulai, kami diberi waktu satu jam untuk ada di atas panggung di mana ada tiga sesi obrolan. Pertama adalah sedikit menganalisis match dan mengundang penonton ke atas panggung dan mendengar POV mereka sebagai fans maupun warga Surabaya.
Ternyata mereka sangat senang playoff diadakan di Surabaya dan menjadi penantian panjang yang akhirnya terealisasi. Pada momen itu ada fans AE yang curhat setelah timnya gugur di playoff dari BTR, dan fans BTR yang ternyata begitu tulus mencintai timnya.
Masuk ke sesi kedua, kami sedikit mengajak salah satu caster baru MPL yang sangat disorot Talitha, untuk mengobrol serta mengulik sedikit debutnya menjadi caster MPL. Seperti kita tahu, Talitha langsung viral di media sosial setelah menjadi caster dan ciri khas yang kental serta wajah yang sangat cantik.
Talitha menceritakan pengalamannya, kemudian analisnya tentang playoff, serta memberikan sinyal bahwa dia bisa jadi masuk formasi caster tetap MPL ID S19 musim depan.
Terakhir adalah puncak acara ketika kami mengundang Bigetron Academy, juara beruntun MDL Indonesia yang akan berjuang di MCT SEA demi mendapatkan satu tempat di M8. Pemain-pemain ini mengakui meski mendapat kesempatan ke M8, tapi mimpi bermain di MPL masih sangat besar.
Bahkan ada satu pemain yang keceplosan tim idamannya di MPL dan ingin menggantikan seorang bintang di sana. Timnya tentu bukan BTR MPL.
Setelah DG Breakdown Live TP selesai, kami langsung diajak makan oleh atasan ke salah satu Ayam Goreng terenak yang pernah saya makan seumur hidup saya. Adalah Ayam Goreng President.
Ayamnya benar-benar berbeda. Mungkin bertipe Ayam Goreng Basah seperti yang sekarang banyak ada di Jakarta, tapi ini benar-benar empuk dagingnya. Tulang bisa terlepas sebegitu mudahnya dan saya tak tahan untuk menambah satu porsi ayam lagi setelah porsi pertama habis.
Karena tubuh dan energi sudah habis, saya tidak menyusul Irhandi ke venue Jatim Expo untuk meliput final upper antara NaVi dan TLID. Saya hanya menitipkan pertanyaan kepada rekan dan memantau pertandingan di Hotel. Sebuah pilihan yang tepat karena laga baru berakhir jam 12 malam. NaVI jadi tim pertama MPL ID yang mendapat slot M8.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
