Diary Playoff MPL ID S18 Day 2: Ubah Persepsi, Anomali Debutan Terjadi!

Diary Playoff MPL ID S18 Day 2: Ubah Persepsi, Anomali Debutan Terjadi!

Mobile Legends
06 November 2026
3 views

Penulis: Redzi Arya Pratama

Hari kedua Playoff MPL ID S18 selalu menjadi yang paling seru. Berbeda dengan day 1, kali ini saya bangun lebih pagi dan sarapan sendirian karena rekan sekamar belum bangun. Di tengah sarapan saya mencoba live Tiktok, rutinitas lama yang belakangan jarang saya lakukan karena kesibukan.

Surprisingly, penonton mencapai 100 orang dan sebagian besar berkomentar dan berkeluh kesah soal EVOS yang gugur dan masalah-masalah yang terjadi di dalamnya. 

Mendengar keluh kesah fans, saya memutuskan untuk kembali ke kamar dan menulis kembali lanjutan Diary ini. Sedikit diselingi bermain Mobile Legends yang tentu berakhir dengan kekalahan. Penurunan hampir 10 bintang mengubah asa Immortal menjadi hampir mustahil season ini. Sudahlah, pada akhirnya main MLBB hanya untuk have fun kan?

Pada hari kedua ini, saya kembali memutuskan untuk berjalan kaki berangkat ke Jatim Expo. Saya tak ikut bus Media karena memang berencana membeli segelas Americano di Slowbar Lobby Hotel. Toh sekalian olahraga. 

Hari ini, Tim Dunia Games tak hanya tim Jatim Expo, tapi Tim Youtube DG yang sebagian besar memang terpisah di Tunjungan Plaza, semua berkumpul. Sehingga banyak diskusi pekerjaan yang terjadi.

Tapi utamanya bukan tentang kami, tapi melihat Anomali debutan yang bermain luar biasa di hari kedua. Berbeda dengan Killua dan Ryza, debutan playoff yang langsung pulang, Jizee, Zeon, Joshua dari NaVi, serta Keven dari Team Liquid ID, tampil luar biasa baik.

NaVi Hajar Alter Ego, Joshuaa Menggila

NaVi memang luar biasa di regular season, tapi playoff bukan panggung mudah untuk para debutan. Karena itu keraguan akan tim muncul apalagi lawan mereka adalah salah satu tim paling berpengalaman musim ini yakni Alter Ego.

Faktanya tiga debutan NaVi sama sekali tidak terkena mental. Jizee, Zeon, terutama Joshua benar-benar menggila dan membuat Alter Ego kelimpungan. Khusus Joshuaa, banyak gerakan-gerakan tak biasa yang membuat Alter Ego kesusahan dan mendapat pujian juga hampir dari semua restreamer.

Bagaimana Nolannya mencuri lord dengan satu gerakan manis dari bush tengah. Kemudian Hirara bisa mendapat Turtle padahal level 3, semua adalah momen-momen yang hanya  bisa dilakukan pemain jenius.

Spotlight ke Joshuaa semakin menggila. Saat saya interview Jacklee, analis dari NaVi, dia mengiyakan bahwa Joshuaa adalah salah satu talenta terbaik yang dia temui sepanjang karier di dunia MLBB.

"Jujur iya, karena menurut saya bukan hanya skill dan mekanik saja, tapi mentalnya dia sih. Belum pernah MDL langsung MPL, dan bisa langsung winstreak. Mentalnya benar-benar bagus sih," kata Jacklee yang tentu mengasah Joshua hingga bisa jadi seperti sekarang.

Tak ayal banyak yang langsung menganggap NaVi benar-benar menjadi unggulan juara setelah melaju ke upper bracket final. Satu match lagi untuk mereka bisa mencapai grand final dan lolos ke M8. Kemenangan 3-1 lawan Alter Ego seakan menjadi gambaran seberapa mengerikannya mereka.

TLID Tampil Berbeda, BTR Terkejut

Derby Kicau juga terjadi setelahnya. Asa BTR setelah mengalahkan EVOS di play-ins, untuk bisa mengalahkan TLID jelas besar. Apalagi BTR tak pernah menang dari tim ini di regular season. Faktanya, TLID datang dengan sangat berbeda.

Seorang rekan berbincang dengan saya dan mengatakan TLID memiliki Gameplay seperti Myanmar dengan agresi dan objektif yang sangat on-point. TLID berhasil menang 3-1. 

Dan untuk itu, satu-satunya debutan playoff sekaligus debutan MPL milik TLID, Keven, ternyata mampu bermain sangat apik di laga ini. Bukan pemain yang mencolok banget, tapi begitu stabil. Sang pemain pun mengungkapkan tak ada tekanan mental sama sekali di playoff kali ini dan gameplaynya yang memang bukan tipe yang super agresif sangat membantu tim.

"Kalau pressure bukannya tidak ada sama sekali. Pada malam sebelum matchday sebelum tidur mungkin ada deg-degan tipis doang. Tapi bisa diatasi aman sekali," kata Keven kepada Dunia Games.

"Cara konsisten saya lebih ke arah main aman di lane dan ketika sudah powernya muncul baru join teamfight, sesimpel itu saja," tambah dia.

Hari kedua selesai tidak selarut hari pertama. Tapi yang sama adalah saya tetap memilih jalan kaki untuk pulang demi sedikit membakar lemak karena sepanjang playoff memang tidak bisa berolahraga. Hari kedua selesai, istirahat langsung dilakukan karena hari ketiga saya tidak akan ke Jatim Expo, saya menuju Tunjungan Plaza untuk DG Breakdown Live di sana.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.