I Became a Legend After My 10 Year-Long Last Stand Resmi Dapatkan Anime TV
I Became a Legend After My 10 Year-Long Last Stand Resmi Diadaptasi Menjadi Anime
Kabar baik datang untuk penggemar light novel fantasi. Seri I Became a Legend After My 10 Year-Long Last Stand karya Ezogingitune dengan ilustrasi dari DeeCHA resmi mendapatkan adaptasi anime televisi. Pengumuman ini disertai dengan perilisan teaser promosi yang menampilkan cuplikan animasi pendek, daftar staf produksi, serta konfirmasi jadwal tayang pada bulan April.
Teaser tersebut juga memperlihatkan Kaede Hondo yang merekam dialog baru khusus untuk materi promosi. Hal ini menjadi sinyal bahwa produksi anime telah berjalan dengan serius dan berusaha menjaga kesinambungan suara serta nuansa karakter dari materi sebelumnya.
Deretan Pengisi Suara Baru dan Lama yang Mengisi Dunia Fantasi
Seiring dengan pengumuman adaptasi anime, pihak produksi juga mengungkap jajaran pemeran tambahan. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah M.A.O yang akan mengisi suara Luccira. Karakter ini digambarkan sebagai iblis sekaligus satu-satunya penyintas dari desa pemuja ayam suci Seraphowl bernama Gerberga, membuat latar belakangnya terasa unik dan penuh potensi konflik emosional.
Selain itu, Yurie Kozakai turut bergabung sebagai Milca, seorang gadis yang kehilangan kedua orang tuanya sejak kecil dan tumbuh dalam kesendirian. Karakter ini diprediksi akan membawa sisi emosional yang kuat ke dalam cerita.
Pemeran inti yang telah diumumkan sebelumnya juga kembali menjadi sorotan. Gakuto Kajiwara dipercaya memerankan Luck, sang protagonis utama. Toshiyuki Morikawa mengisi suara Erik, sementara Tsuyoshi Koyama berperan sebagai Goran. Yui Ishikawa tampil sebagai Celliss Morton, dan Mayu Sagara sebagai Sia Wolcott. Kombinasi pengisi suara berpengalaman dan talenta muda ini diharapkan mampu menghidupkan karakter-karakter dengan lebih dalam.
Staf Produksi dan Studio yang Menangani Adaptasi Anime
Dari sisi produksi, anime ini disutradarai oleh Hiroyuki Kanbe di bawah naungan studio Gekkō. Nama Kanbe cukup dikenal berkat kemampuannya mengarahkan cerita dengan ritme yang stabil dan fokus pada perkembangan karakter.
Komposisi seri atau penataan alur cerita episodik ditangani oleh Mitsutaka Hirota, yang bertugas memastikan cerita dari light novel dapat diterjemahkan dengan baik ke format anime. Desain karakter dipercayakan kepada Majiro, yang juga bertindak sebagai chief animation director. Peran ganda ini menunjukkan betapa pentingnya konsistensi visual dalam proyek ini.
Tim teknis lainnya mencakup Akira Nagasaka sebagai color designer, Bihou Inc. sebagai art director, serta Taiki Okutani yang menangani compositing photography. Untuk sektor audio, Ryō Tanaka ditunjuk sebagai sound director, sementara musik digarap oleh Tomotaka Ōsumi, yang diharapkan mampu memperkuat suasana fantasi dan emosi cerita.
Premis Cerita: Pahlawan Setelah Perang Berakhir
I Became a Legend After My 10 Year-Long Last Stand mengangkat kisah Luck, seorang pahlawan yang mempertahankan garis pertahanan sendirian selama sepuluh tahun penuh. Pengorbanan tersebut dilakukan agar rekan-rekannya dapat melarikan diri dan menyelamatkan dunia dari kehancuran.
Setelah sepuluh tahun berlalu, Luck kembali ke dunia yang telah berubah. Ia dipandang sebagai legenda hidup, namun di saat yang sama harus menghadapi kenyataan sebagai individu biasa yang kehilangan tujuan hidupnya. Cerita ini tidak hanya menampilkan aksi fantasi dan pertempuran, tetapi juga menyoroti dampak psikologis dan sosial dari status sebagai pahlawan.
Pendekatan ini membuat ceritanya terasa lebih dewasa dan reflektif, karena fokusnya bukan sekadar pada kemenangan, melainkan kehidupan setelah perang usai.
Antusiasme Menuju Penayangan Perdana
Dengan jadwal tayang yang sudah dikunci pada bulan April, anime I Became a Legend After My 10 Year-Long Last Stand mulai menarik perhatian penggemar genre fantasi. Perpaduan cerita pasca-perang, karakter dengan latar belakang kuat, serta tim produksi yang solid menjadikan adaptasi ini salah satu anime yang patut ditunggu di musim semi mendatang.