Teori One Piece: Mu dan Void Century Terinspirasi oleh Buku Tentang Benua Hilang?

Teori One Piece: Mu dan Void Century Terinspirasi oleh Buku Tentang Benua Hilang?

Anime & Manga
11 September 2026
7 views
  • Teori komunitas mengaitkan sejarah Void Century dengan buku The Lost Continent of Mu (1926) tulisan James Churchward.
  • Peradaban Great Kingdom yang hancur saat Void Century dan nama Nerona Imu memiliki kemiripan erat dengan konsep benua kuno Mu.
  • Prasasti dan tablet kuno dari India yang menjadi sumber klaim Churchward mengenai peradaban Mu memiliki konsep yang identik dengan Poneglyph.
  • Gagasan buku tersebut mengenai jiwa kekal dan kehendak manusia yang dapat memengaruhi realitas juga sejalan dengan konsep Haki, Buah Iblis, dan tema besar Inherited Will (Kehendak yang Diwariskan).
  • Ingin beli voucher Google Play? Yuk top up Google Play di Dunia Games agar akun tetap aman dan transaksi lebih nyaman.

Identitas asli Nerona Imu dan misteri di balik Void Century masih menjadi tanda tanya besar dunia One Piece hingga detik artikel ini ditulis. Namun, bagaimana Void Century, Great Kingdom, bahkan nama Imu sendiri, ternyata berasal dari sebuah benua hilang bernama Mu?

Teori menarik dari the_idiotlord dari komunitas Reddit menghubungkan rahasia-rahasia One Piece dengan sebuah buku berjudul The Lost Continent of Mu yang terbit pada 1926. Konsep mengenai benua Mu atau Tanah Air Manusia yang menghilang sempat menjadi teori yang dipopulerkan oleh petualang Augustus Le Plongeon berdasarkan teks-teks Maya kuno pada tahun 1800-an. Ide tersebut kemudian dikembangkan oleh seorang James Churchward melalui buku tersebut.

Mulai dari Great Kingdom yang hilang, dunia yang ditenggelamkan oleh banjir besar, Red Line, Poneglyph, sampai konsep Haki dan Buah Iblis, banyak konsep yang ditulis Churchward ternyata punya kemiripan menarik dengan misteri-misteri terbesar One Piece! Simak beberapa di antaranya di bawah ini.

Teori One Piece Ini Samakan Void Century dengan Legenda Peradaban Dunia yang Menghilang, Menjawab Misteri Imu?

Great Kingdom Dulunya adalah Surga Dunia One Piece?

Dalam buku itu, digambarkan kalau Benua Mu merupakan pusat peradaban kuno yang sangat maju sebelum akhirnya hilang dari muka bumi. Menariknya, Churchward juga mengklaim Mu, Atlantis, dan peradaban-peradaban hilang lainnya yang tenggelam ke dasar laut adalah Surga, yang dipercayai sebagai Garden of Eden.

Konsep tersebut cukup mirip dengan kerajaan misterius Great Kingdom yang disebutkan musnah di penghujung Void Century. Diceritakan kalau Great Kingdom memiliki teknologi yang jauh melampaui teknologi dunia One Piece sekarang, tetapi mereka dihancurkan oleh Aliansi 20 Kerajaan yang menjadi cikal bakal Pemerintahan Dunia.

Hal ini sangat cocok dengan peran dan penampakan Nerona Imu itu sendiri. Sang raja dunia itu tampak seperti iblis, memiliki kekuatan Akuma no Mi (Buah Akuma, Buah Iblis), dan disebut-sebut bagai semacam “dewa” oleh Scopper Gaban sekalipun. Jika memang benar Great Kingdom adalah bagian dari “surga”, maka tidak mengejutkan kalau memang benar Imu sang Iblis-lah yang menggulingkan kekuasaannya terhadap Planet Biru One Piece. Kemudian Pemerintahan Dunia sengaja menutup-nutupi nama asli Great Kingdom agar penduduk dunia tidak tahu kalau mereka telah menghancurkan surga.

Ditambah, buku The Lost Continent of Mu juga banyak menyebut istilah “Kerajaan Matahari”, istilah yang lekat pula dengan sosok Nika di One Piece. Belum lagi nama Nerona Imu sendiri sangat mirip dengan Mu.

Kehancuran Benua Mu Mirip dengan Kondisi Dunia One Piece Sekarang

Benua Mu diceritakan hancur setelah serangkaian bencana dahsyat. Churchward menyebutkan kalau terdapat sabuk atau jaringan rongga bawah tanah berisi gas yang kemudian runtuh dan memicu perubahan permukaan bumi secara besar-besaran. Hal itu mengakibatkan daratan tenggelam dan hanya bagian-bagian tinggi yang tersisa sebagai pulau di atas permukaan laut baru. 

Apakah itu mengingatkanmu akan perkataan Vegapunk? Ya, di Chapter 1113 atau Episode 1143, saat sang profesor tewas, Vegapunk mengungkapkan kalau permukaan laut dunia One Piece ternyata pernah naik sekitar 200 meter selama Void Century. Pulau-pulau yang sekarang dihuni manusia, Mink, dan Raksasa pada dasarnya hanyalah bagian daratan tinggi dari dunia lama dan sebagian besar peradaban lama sudah lama tenggelam ke dasar laut. 

Ada pula spekulasi menarik mengenai Red Line. Bagaimana jika Red Line sebenarnya bukan struktur alami dunia One Piece sejak awal? Bisa jadi rangkaian pegunungan raksasa yang mengelilingi planet tersebut merupakan produk dari suatu bencana yang terjadi selama Void Century. Apalagi kekalahan Kaido dan Big Mom di Wano juga memperlihatkan aktivitas magma besar di bawah tanah.

Dapatkan Bonus Top Up berupa voucher GoPay 10K, voucher DG Rings 1000, DG POIN 1K, atau DG POIN 500 secara acak (dalam bentuk Token) setiap pembelian akumulasi Rp100.000 menggunakan GoPay. Jangan lupa untuk cek Token kamu sekarang di sin

Poneglyph Sama dengan Peninggalan-peninggalan Benua Mu?

Churchward mengklaim pengetahuannya mengenai Benua Mu berasal dari berbagai tablet dan prasasti kuno dari India yang menyimpan tulisan serta simbol peradaban tersebut. Kemiripannya dengan Poneglyph cukup jelas.

Dalam One Piece, sejarah dunia sebelum Void Century tidak diwariskan melalui buku biasa, tetapi melalui batu-batu raksasa dengan tulisan kuno – yang disebut sebagai Poneglyph. Pemerintah Dunia sendiri tidak mampu menghapus Poneglyph sehingga memilih untuk melarang dan menghukum siapa pun yang berusaha untuk membacanya.

Inspirasi Haki, Buah Iblis, dan Kehendak D.?

Buku The Lost Continent of Mu banyak membahas gagasan mengenai jiwa yang kekal, kehendak manusia, dan bagaimana jiwa atau kehendak tersebut dapat memengaruhi – atau bahkan “membengkokkan” – dunia di sekitarnya. Lagi-lagi, konsep ini terdengar nyaris mirip seperti kekuatan misterius di balik Buah Iblis dan juga Haki.

Haki pada dasarnya merupakan manifestasi kekuatan spiritual dan kemauan seseorang. Terutama lewat Conqueror’s Haki, individu dengan kehendak luar biasa bahkan mampu memengaruhi orang lain dan lingkungan tanpa harus menyentuhnya. Namun, konsep ini juga menarik jika dibandingkan dengan Buah Iblis. Di Chapter 1069 atau Episode 1100, Vegapunk pernah berteori bahwa Buah Iblis merupakan manifestasi evolusi manusia yang lahir dari keinginan, impian, atau harapan seseorang.

Artinya, baik Haki maupun Devil Fruit sama-sama bisa dibaca sebagai variasi dari satu ide yang sama besar: kehendak dan impian manusia mampu mengubah realitas. Tema jiwa kekal tersebut juga bisa dikaitkan dengan salah satu tema besar One Piece lainnya, yakni Kehendak yang Diwariskan (Inherited Will).

Roger telah mati, tetapi kehendaknya terus menggerakkan dunia untuk mencari One Piece. Joy Boy sudah hidup ratusan tahun lalu, tetapi kehendaknya seolah kembali melalui Luffy dan Gear 5-nya. Buah Iblis juga menunjukkan karakteristik serupa. Setelah penggunanya mati, kekuatannya tidak menghilang begitu saja, tetapi lahir kembali dalam buah lain. Hito Hito no Mi, Model: Nika bahkan disebut memiliki “kehendaknya sendiri” dan selama berabad-abad terus menghindari Pemerintah Dunia.

Meskipun Eiichiro Oda tidak pernah menyebutkan kalau dia pernah membaca dan mengadaptasi The Lost Continent of Mu, teori ini setidaknya menawarkan satu cara berspekulasi dan membongkar misteri terbesar One Piece.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.