Tencent Kolaborasi dengan Kementerian Ekraf, Siap Bawa IP Lokal ke Pasar Global

Tencent Kolaborasi dengan Kementerian Ekraf, Siap Bawa IP Lokal ke Pasar Global

Berita
23 October 2026
10 views

Penulis: Redzi Arya Pratama

Tencent resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenekraf/Bekraf) untuk memperkuat industri kreatif dan digital Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta.

Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) lokal, peningkatan kemampuan talenta, serta perluasan peluang bagi kreator dan pelaku usaha Indonesia untuk menjangkau pasar internasional. Sektor gim, konten digital, dan industri media menjadi bagian penting dalam kerja sama tersebut.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif, Dessy Ruhati, dan Director of Global Public Affairs (APAC) Tencent, Monrawee Ampolpittayanant (Lynn). Acara tersebut turut disaksikan oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya.

Kehadiran Tencent dalam WCCE 2026 tidak hanya ditandai dengan penandatanganan kerja sama. Sejumlah judul gim Tencent dan layanan streaming WeTV juga hadir di Creative Village Kemenekraf/Bekraf. Partisipasi ini memperlihatkan potensi gim dan konten digital dalam mendukung kreativitas lokal sekaligus menjangkau audiens yang lebih luas.

Kerja sama ini menjadi peluang bagi industri kreatif Indonesia untuk berkembang melalui dukungan teknologi, pengembangan talenta, dan akses ke jaringan industri internasional. Dengan ekosistem yang semakin kuat, kreator lokal diharapkan mampu menghasilkan karya orisinal yang memiliki nilai komersial dan daya saing global.

Selain pengembangan industri, Tencent dan Kemenekraf/Bekraf juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem digital yang sehat dan inklusif. Hal ini mencakup pemanfaatan gim untuk mengembangkan keterampilan generasi muda sekaligus mendorong partisipasi digital yang bertanggung jawab.

Tencent dan Kemenekraf Fokus Kembangkan IP Lokal dan Digital

Tencent Ekraf

Dalam MoU tersebut, Tencent dan Kemenekraf/Bekraf mengidentifikasi tiga bidang utama yang akan menjadi landasan untuk menjajaki kerja sama berikutnya.

Fokus pertama adalah pengembangan konten dan IP lokal. Kolaborasi ini bertujuan mendukung karya kreatif Indonesia yang mengangkat identitas budaya dan warisan bangsa. IP orisinal tersebut juga berpeluang dikembangkan dan dikomersialkan melalui gim, media, serta produk kreatif lainnya agar dapat menembus pasar internasional.

Fokus kedua adalah penguatan ekosistem digital untuk industri media dan gim. Tencent dan Kemenekraf/Bekraf akan menjajaki pelatihan, master class, serta lokakarya yang mencakup pembuatan konten, desain gim, monetisasi IP, kecerdasan artifisial (AI), teknologi cloud, dan keamanan siber.

Melalui inisiatif tersebut, pelaku industri kreatif Indonesia diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, kapasitas produksi, dan daya saing. Pemanfaatan teknologi digital juga berpotensi membantu studio serta perusahaan lokal mengembangkan bisnis secara lebih efektif.

Fokus ketiga adalah pemanfaatan gim untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan masyarakat digital. Bidang ini mencakup pengembangan talenta gim dan esports, perluasan akses kreator serta studio Indonesia ke jaringan industri internasional, hingga peluang kemitraan bisnis, pendampingan, dan penerbitan karya.

Director of Global Public Affairs (APAC) Tencent, Monrawee Ampolpittayanant (Lynn), menjelaskan bahwa kerja sama tersebut akan diarahkan pada inisiatif yang sesuai dengan kebutuhan komunitas kreatif Indonesia.

“Lewat perjanjian ini, Tencent dan Kemenekraf/Bekraf akan menjajaki kerjasama praktis dalam pengembangan keterampilan, pertukaran industri, dan teknologi. Kami berharap untuk bekerja sama dengan mitra lokal untuk menyusun inisiatif yang menjawab kebutuhan komunitas kreatif Indonesia,” ujar Lynn.

Kerja sama ini juga mengakui potensi gim dan esports dalam mengembangkan keterampilan yang relevan untuk masa depan, seperti kreativitas, pemecahan masalah, dan pemikiran strategis. Dengan dukungan yang tepat, industri gim diharapkan tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengembangan talenta lokal.

Beyond the Screen, Tencent Dorong Kebiasaan Digital yang Sehat

Selain memperkuat industri kreatif, Tencent turut mendorong partisipasi digital yang bertanggung jawab melalui inisiatif Beyond the Screen: Healthy Digital Play. Kegiatan ini diselenggarakan di Jakarta pada 20 Oktober 2026, menjelang rangkaian WCCE 2026.

Inisiatif tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Singapura dan Thailand. Program ini mempertemukan pembuat kebijakan, pendidik, perwakilan masyarakat sipil, dan kreator konten untuk membahas pendekatan yang lebih seimbang terhadap gim, termasuk perlindungan anak di ranah daring dan pengembangan kreativitas melalui aktivitas digital.

Dalam diskusi meja bundar, para peserta membahas tiga topik utama, yaitu pola asuh digital dan kebiasaan penggunaan layar yang sehat, keamanan daring dan perlindungan pada platform, serta potensi gim dalam mengembangkan keterampilan digital dan membuka peluang di industri kreatif Indonesia.

Diskusi tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan prioritas bersama dan rekomendasi praktis bagi pengembangan program Beyond the Screen di Indonesia.

Tidak berhenti pada diskusi, Tencent turut mendukung lokakarya interaktif bagi orang tua. Dengan menggunakan panduan parenting yang telah disesuaikan dengan konteks lokal, peserta membahas cara menyepakati batas waktu penggunaan layar, membangun komunikasi yang konstruktif mengenai gim, serta menetapkan kebiasaan digital sesuai kebutuhan keluarga.

Pendekatan ini bertujuan mengubah pola pengasuhan digital yang hanya berfokus pada pembatasan menjadi upaya membangun kebiasaan yang sehat, terarah, dan bertanggung jawab.

Deputy for Research and Data Asosiasi Game Indonesia (AGI), Vincentius Ismawan, menegaskan bahwa perlindungan anak dan pemanfaatan teknologi digital perlu berjalan beriringan.

“Upaya perlindungan anak di dunia maya dan membantu mereka memperoleh manfaat dari pengalaman digital perlu dilakukan secara beriringan. Beyond the Screen mempertemukan orang tua, pendidik, pembuat kebijakan, dan kreator untuk menjajaki cara praktis dalam mendorong kebiasaan digital yang sehat, sekaligus memberi generasi muda ruang untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan keterampilan baru melalui gim,” ujar Vincentius.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kemenekraf/Bekraf, Kementerian Komunikasi dan Digital, Asosiasi Game Indonesia, Keluarga Kita, ICT Watch Indonesia, ECPAT Indonesia, dan Next Generation Indonesia.

Peluang Industri Gim Indonesia untuk Bersaing di Pasar Global

Kolaborasi Tencent dan Kemenekraf/Bekraf membuka peluang untuk memperkuat industri kreatif Indonesia melalui pengembangan IP lokal, peningkatan keterampilan talenta, dan pemanfaatan teknologi digital.

Bagi industri gim dan esports, kerja sama ini berpotensi memperluas akses kreator serta studio lokal terhadap pengetahuan, pendampingan, dan jaringan industri internasional. Sementara itu, pengembangan IP berbasis budaya Indonesia dapat membuka peluang lahirnya karya yang memiliki identitas kuat dan mampu menjangkau pasar global.

Di sisi lain, inisiatif Beyond the Screen menegaskan bahwa pertumbuhan industri digital perlu diimbangi dengan edukasi dan perlindungan pengguna, terutama generasi muda.

Meski berbagai program masih akan dijajaki melalui kerja sama ini, kolaborasi Tencent dan Kemenekraf/Bekraf menjadi langkah penting untuk mempertemukan potensi kreatif Indonesia dengan teknologi dan pengalaman industri global.

Jika dapat diwujudkan melalui program yang berkelanjutan, kolaborasi ini berpeluang membantu industri gim, media, dan konten digital Indonesia berkembang lebih kompetitif sekaligus memberikan ruang yang lebih besar bagi talenta lokal untuk berkarya.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.