Tutup MPL ID S18 dengan Kemenangan, RRQ Finis Peringkat 8

Tutup MPL ID S18 dengan Kemenangan, RRQ Finis Peringkat 8

Mobile Legends
19 October 2026
4 views

 

  • RRQ Hoshi menutup MPL ID S18 dengan kemenangan atas Geek Fam dan finis di peringkat kedelapan. Meski gagal lolos playoff, Faviann, Arthur, Said, Hajirin, dan Joshua membuktikan bahwa RRQ masih memiliki potensi untuk berkembang.
  • Kemenangan pada laga penutup menjadi modal positif bagi RRQ untuk mengevaluasi performa tim dan membangun fondasi yang lebih kuat menjelang MPL ID S19.
  • Rombak roster belum tentu menjadi satu-satunya solusi bagi RRQ. Memperkuat chemistry, konsistensi permainan, dan efektivitas strategi juga bisa menjadi langkah penting untuk meningkatkan performa tim.
  • Jika Faviann, Arthur, Said, Hajirin, dan Joshua mendapatkan waktu lebih panjang untuk berkembang bersama, bukan tidak mungkin RRQ mampu menunjukkan performa yang lebih menjanjikan pada MPL ID S19.
  • Jangan lewatkan berita terbaru, hasil pertandingan, dan analisis mendalam seputar MPL ID serta scene kompetitif MLBB lainnya. Baca selengkapnya di Dunia Games dan top up hanya di Dunia Games!

Penulis: Redzi Arya Pratama

RRQ Hoshi akhirnya menutup perjalanan mereka di MPL ID S18 dengan kemenangan. Meski gagal melaju ke babak playoff setelah melewati musim yang sulit, hasil positif pada pertandingan terakhir melawan Geek Fam menjadi penutup yang cukup manis bagi perjalanan Sang Raja di musim ini.

Sepanjang MPL ID S18, RRQ Hoshi harus menghadapi berbagai tantangan yang membuat mereka kesulitan bersaing dengan tim-tim lain. Inkonsistensi permainan dan hasil pertandingan yang tidak sesuai harapan membuat RRQ tertahan di papan bawah klasemen, hingga akhirnya dipastikan tidak memiliki peluang untuk lolos ke playoff.

Situasi tersebut tentu menjadi pukulan berat bagi Kingdom. Sebagai salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia, RRQ memiliki sejarah panjang dan basis penggemar yang selalu menaruh harapan tinggi terhadap performa tim. Namun, musim ini menjadi pengingat bahwa reputasi besar tidak selalu menjamin hasil yang memuaskan di dalam pertandingan.

Meski begitu, RRQ tidak mengakhiri musim dengan menyerah begitu saja. Pada laga penutup menghadapi Geek Fam, Faviann, Arthur, Said, Hajirin, dan Joshua memperlihatkan performa yang jauh lebih menjanjikan. Kelima pemain tersebut mampu memberikan perlawanan sekaligus membuktikan bahwa RRQ masih memiliki potensi untuk berkembang.

Kemenangan ini memang tidak mengubah nasib RRQ yang harus finis di peringkat kedelapan MPL ID S18. Namun, hasil tersebut memberikan sesuatu yang lebih penting untuk dibawa menuju musim berikutnya: kepercayaan diri, evaluasi yang lebih positif, dan alasan untuk kembali optimistis menatap MPL ID S19.

RRQ Hoshi Buktikan Masih Bisa Bersaing

RRQ Finis Peringkat 8

Kemenangan atas Geek Fam menjadi bukti bahwa RRQ Hoshi masih mampu menunjukkan permainan yang kompetitif meski berada dalam tekanan setelah dipastikan gagal lolos playoff.

Faviann, Arthur, Said, Hajirin, dan Joshua tampil sebagai bagian dari upaya RRQ untuk mengakhiri musim dengan hasil terbaik. Pertandingan ini juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperlihatkan bahwa tim masih memiliki fondasi yang bisa dikembangkan, alih-alih hanya melihat hasil buruk sepanjang musim.

Bagi Faviann dan rekan-rekannya, kemenangan tersebut tentu bukan sekadar tambahan hasil positif di klasemen. Pertandingan penutup ini bisa menjadi pengalaman penting untuk memahami apa yang sudah berjalan baik dan aspek mana yang masih harus diperbaiki.

Salah satu tantangan terbesar RRQ sepanjang musim adalah menjaga konsistensi. Dalam kompetisi seketat MPL ID, kemampuan memenangkan satu pertandingan saja tidak cukup. Tim harus mampu mempertahankan kualitas permainan dari pekan ke pekan, termasuk ketika menghadapi lawan dengan strategi dan kekuatan yang berbeda.

Karena itu, kemenangan atas Geek Fam sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai jawaban atas seluruh persoalan RRQ. Sebaliknya, hasil ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk menemukan pendekatan yang tepat dalam membangun tim pada musim mendatang.

Rombak Pemain Bukan Satu-satunya Solusi RRQ di S19

Setelah musim yang mengecewakan, perubahan roster hampir selalu menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh tim kompetitif. RRQ Hoshi pun memiliki pekerjaan rumah besar untuk menentukan langkah terbaik menjelang MPL ID S19.

Namun, kemenangan pada laga terakhir memberikan perspektif lain. Rombak pemain belum tentu menjadi satu-satunya solusi untuk mengembalikan RRQ ke jalur persaingan papan atas. Ada kemungkinan bahwa masalah tim juga berkaitan dengan proses adaptasi, sinergi antarpemain, pembagian peran, serta konsistensi strategi.

Jika Faviann, Arthur, Said, Hajirin, dan Joshua mendapatkan waktu lebih panjang untuk membangun chemistry, bukan tidak mungkin mereka dapat menunjukkan perkembangan yang lebih signifikan pada musim berikutnya.

Tentu, mempertahankan roster juga bukan jaminan keberhasilan. RRQ tetap perlu mengevaluasi performa setiap pemain, efektivitas strategi, dan kebutuhan tim berdasarkan hasil analisis sepanjang musim. Jika memang diperlukan perubahan, keputusan tersebut harus diambil berdasarkan kebutuhan kompetitif, bukan semata-mata tekanan setelah gagal lolos playoff.

Bagi Kingdom, kemenangan atas Geek Fam setidaknya memberikan alasan untuk tidak sepenuhnya kehilangan harapan. RRQ memang harus menerima kenyataan finis di peringkat kedelapan MPL ID S18, tetapi perjalanan menuju MPL ID S19 masih terbuka.

Kini, tantangan sesungguhnya adalah mengubah kemenangan penutup ini menjadi fondasi untuk membangun tim yang lebih konsisten. Jika evaluasi dilakukan dengan tepat dan kelima pemain mampu berkembang bersama, RRQ Hoshi masih memiliki kesempatan untuk memperlihatkan sesuatu yang lebih menjanjikan pada musim depan.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.