Logo
Loading… 0%
Girls Frontline 2: Exillium Hadirkan Lewis Lewat Kolaborasi dengan Neural Cloud

Girls Frontline 2: Exillium Hadirkan Lewis Lewat Kolaborasi dengan Neural Cloud

Games
30 January 2026
8 views

Girls Frontline 2: Exillium Kembali Rutin Hadirkan Update Karakter

Girls Frontline 2: Exillium kembali menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan update konten, khususnya karakter baru yang diambil dari semesta Girls Frontline. Setelah sebelumnya fokus membawa kembali berbagai T-Doll ikonik dari game pertamanya, kali ini game tactical RPG besutan Sunborn ini menghadirkan kejutan yang cukup menarik.

Tidak disangka, Girls Frontline 2: Exillium resmi mengumumkan kolaborasi dengan Neural Cloud, game lain yang masih berada dalam satu universe. Kolaborasi ini menjadi momen spesial bagi para penggemar karena mempertemukan dua dunia yang selama ini hanya terhubung lewat lore, dan kini hadir secara langsung di dalam gameplay.

Salah satu sorotan utama dari kolaborasi ini tentu saja kehadiran karakter Lewis, yang sebelumnya dikenal sebagai karakter penting di Neural Cloud.

Lewis Hadir Sebagai T-Doll di Girls Frontline 2

Dalam kolaborasi ini, Lewis resmi diperkenalkan sebagai T-Doll yang bisa dimainkan di Girls Frontline 2: Exillium. Secara latar cerita, Lewis diciptakan oleh Universal Anything Services sebagai perancang mainan koleksi. Namun, nasib membawanya ke jalur yang jauh berbeda setelah ia dimodifikasi menjadi Tactical Doll.

Lewis kemudian dikontrak oleh Griffin & Kryuger, salah satu organisasi sentral dalam semesta Girls Frontline. Setelah restrukturisasi besar yang terjadi di tubuh Griffin & Kryuger, Lewis bergabung dengan perusahaan riset AI dan teknologi kuantum bernama 42LAB, atas permintaan Persica.

Transformasi peran ini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan konflik batin Lewis.

Kepribadian Lewis dan Pandangannya terhadap Perang

Berbeda dengan banyak T-Doll lain yang lahir untuk bertempur, Lewis memiliki kepribadian yang unik dan emosional. Sebagai mantan perancang mainan, ia membenci perang dan segala bentuk kekerasan yang menyertainya. Kebencian inilah yang sempat membuatnya meninggalkan Griffin & Kryuger, karena ia percaya hal tersebut adalah kesempatan untuk menjauh dari medan perang selamanya.

Namun, idealisme Lewis tidak berhenti di sana. Demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dan melindungi senyum mereka, Lewis akhirnya memutuskan untuk tetap berada di jalur sebagai T-Doll. Keputusan ini membuat karakternya terasa lebih manusiawi dan penuh dilema, sesuatu yang menjadi ciri khas penulisan cerita di semesta Girls Frontline.

Konten yang Hadir di Event Kolaborasi GFL 2 x Neural Cloud

Event kolaborasi antara Girls Frontline 2: Exillium dan Neural Cloud tidak hanya menghadirkan Lewis sebagai karakter baru. Pemain juga akan disuguhkan event cerita khusus yang menghubungkan alur narasi dari kedua game.

Selain itu, terdapat Supply Mode khusus event yang memungkinkan pemain mendapatkan berbagai item eksklusif kolaborasi. Mulai dari material penguatan, item kosmetik, hingga reward terbatas yang hanya tersedia selama event berlangsung.

Menariknya, event ini juga menghadirkan mekanisme gameplay yang terinspirasi dari Neural Cloud, memberikan variasi pengalaman bermain yang berbeda dari mode utama Girls Frontline 2.

PV Lewis dan Antusiasme Komunitas

Sebagai bagian dari promosi, PV Lewis turut dirilis dan langsung menarik perhatian komunitas. PV ini menampilkan kepribadian Lewis, nuansa cerita, serta visual khas yang menggabungkan gaya Girls Frontline 2 dan Neural Cloud.

Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah cerdas untuk memperkuat keterkaitan antar game dalam satu universe, sekaligus memberi fan service yang solid bagi pemain lama kedua judul.

Kesimpulan

Kolaborasi antara Girls Frontline 2: Exillium dan Neural Cloud menjadi bukti bahwa semesta Girls Frontline terus berkembang secara konsisten. Kehadiran Lewis sebagai T-Doll, lengkap dengan latar cerita yang emosional dan konten event yang variatif, membuat update ini terasa lebih dari sekadar kolaborasi biasa.

Bagi pemain lama maupun pendatang baru, event ini menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan, terutama bagi mereka yang mengikuti lore dan karakter di semesta Girls Frontline.