Ditempa di Indonesia, 3 Pelatih Ini Bersaing di Wildcard M7

Ditempa di Indonesia, 3 Pelatih Ini Bersaing di Wildcard M7

Berita
05 January 2026
27 views

Indonesia telah lama dikenal sebagai salah satu pusat penghasil talenta terbaik di dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), khususnya di level pemain profesional. Namun, fase Wildcard M7 World Championship kembali menegaskan bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya berhenti di dalam server, melainkan juga di balik layar melalui peran para pelatih.

Di M7 Wildcard, tiga pelatih yang pernah membangun fondasi kepelatihan mereka di Indonesia kini memimpin tim dari tiga region berbeda. Tezet (Bootsgate Esports / Turki), Vren (Guangzhou Gaming / Tiongkok), dan FlySolo (Virtus.pro / EECA) sama-sama bersaing ketat dalam perebutan dua slot tersisa menuju Swiss Stage.

Lingkungan kompetitif MLBB Indonesia yang keras dan menuntut terbukti menjadi ruang pembelajaran efektif bagi para pelatih. Pengalaman tersebut kini mereka bawa ke panggung global, menjadikan Wildcard M7 sebagai ajang pembuktian kualitas kepelatihan hasil “tempaan” Indonesia.

Awal Berbeda, Target yang Sama di Wildcard M7

Wildcard M7

Dari tiga nama tersebut, FlySolo dan Vren sukses mengawali Wildcard M7 dengan catatan sempurna 2–0 di laga pembuka. Hasil ini langsung menempatkan Virtus.pro dan Guangzhou Gaming sebagai kandidat kuat untuk mengamankan tiket ke Swiss Stage.

Sementara itu, Tezet bersama Bootsgate Esports harus puas dengan rekor 1–1 di fase awal Wildcard. Meski tidak seideal dua pelatih lainnya, hasil tersebut tetap menjaga peluang Bootsgate untuk bersaing hingga akhir fase grup.

Tezet, Satu-Satunya Wakil Pelatih Indonesia

Tezet menjadi satu-satunya pelatih asal Indonesia yang tampil di M7 Wildcard. Pelatih bernama asli Yosua Sanger ini membawa Bootsgate Esports ke M7 setelah finis sebagai runner-up MTC Türkiye Championship Season 6, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan performa tim pada musim sebelumnya.

Nama Tezet sendiri sudah lama dikenal di skena MLBB Indonesia. Ia pernah mencuri perhatian publik saat berhasil mengangkat AURA Fire dari fase sulit dan membawa mereka dua kali finis di posisi ketiga MPL ID Season 9 dan Season 10—hasil terbaik AURA pada era tersebut.

Pengalaman melatih di MPL Indonesia menjadi fondasi penting sebelum Tezet melanjutkan kariernya ke luar negeri. Kini, bersama Bootsgate, ia kembali membuktikan kapasitasnya di level internasional meski persaingan Wildcard M7 terbilang sangat ketat.

FlySolo, Karier Menanjak Setelah Indonesia

Meski berkewarganegaraan Filipina, FlySolo memulai perjalanan kepelatihannya di Indonesia. Ia pertama kali menjalani peran tersebut bersama PABZ Esports di MDL ID Season 6, lalu berlanjut ke Pendekar Esports pada musim berikutnya.

Meski tidak langsung mencatatkan prestasi besar di Indonesia, karier FlySolo justru berkembang pesat setelah hijrah ke luar negeri. Ia sempat menangani Deus Vult (EECA), Todak (MPL MY), dan See You Soon (MPL KH), sebelum akhirnya bergabung dengan Virtus.pro pada Mei 2025.

Di M7 Wildcard, FlySolo langsung mencuri perhatian berkat start 2–0 bersama Virtus.pro, mempertegas reputasinya sebagai pelatih yang matang secara taktikal dan adaptif lintas region.

Vren, Bukti Nilai Pengalaman MPL Indonesia

Situasi serupa dialami oleh Vren. Pelatih asal Filipina ini memang mengawali kariernya di MPL PH bersama TNC Pro Team, namun ia kemudian merasakan langsung kerasnya persaingan MPL Indonesia saat direkrut Bigetron Esports di MPL ID Season 10.

Setelah kembali ke Filipina bersama BREN Esports, Vren sempat lagi-lagi dipercaya oleh tim Indonesia, RRQ Hoshi, di MPL ID Season 13. Pengalaman lintas region tersebut kini menjadi modal besar baginya bersama Guangzhou Gaming di Wildcard M7.

Meski sempat diragukan saat berkiprah di Indonesia, Vren kini mampu membuktikan kualitasnya dengan membawa tim asal Tiongkok tampil solid dan membuka Wildcard dengan hasil 2–0.

Indonesia, Lebih dari Sekadar Penghasil Pemain

Kisah Tezet, FlySolo, dan Vren mempertegas bahwa ekosistem MLBB Indonesia bukan hanya “pabrik” pemain berbakat, tetapi juga ruang pembentukan pelatih kelas dunia. Tekanan tinggi, kompetisi ketat, dan tuntutan hasil instan justru membentuk karakter kepelatihan yang siap bersaing secara global.

Dengan hanya dua slot menuju Swiss Stage, persaingan Wildcard M7 masih akan berlangsung panas. Namun satu hal sudah pasti: jejak Indonesia kembali terasa kuat di M7, kali ini melalui peran para pelatih yang ditempa di Tanah Air.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.